|
|
Ilmu kedokteran kerja, mencakup hubungan timbal balik antara kerja, prestasi, dan kesehatan.
Termasuk juga pencegahan terhadap kecekelakaan ataupun pencegahan dan pengenalan dari penyakit-penyakit yang dapat disebabkan oleh dunia kerja dan ikut berperan serta pada proses rehabilitasi. |
| |
|
4 tahun pendidikan lanjutan pada sebuah lembaga pendidikan, sesuai dengan paragraf 8 ayat 1.
2 tahun pndidikan lanjutan pada bagian penyakit dalam yang terdiri dari 1 tahun pada rumah sakit darurat.
Terhadap 2 tahun pendidikan pada bagian penyakit dalam, dapat dihitung sampai 1 tahun pendidikan pada ilmu kedokteran umum atau chirurgi, atau pada bagian penyakit kulit dan penyakit kelamin, atau neurologi, atau psichiatri dan psichoterapi, atau ortopedi, atau sampai ½ tahun anestesiologi, atau hygiene dan ilmu kedokteran lingkungan hidup prefentif, atau ilmu kedokteran laboratorium, oder psichologi, atau praktek pada bagian toxikologi selama 6 bulan. 1 tahun pendidikan dapat dijalani pada praktek seorang dokter.
Paling kurang 21 bulan pendidikan harus dijalani dalam bentuk praktek pada bagian ilmu kedokteran kerja. 3 bulan kursus teori mengenai ilmu kedokteran kerja, yang paling banyak bisa dibagi atas 6 bagian. |